SANGGAU AKAN EKSPOR BERAS

by Erwin Wahyudi

Diposting tanggal 2017-09-18 07:14:16



Sanggau - Bupati Sanggau Paolus Hadi mengaku bahwa dirinya sangat mendukung pertanian, karena menurutnya pertanian sangat penting untuk investasi Kabupten Sanggau itu sendiri. Ia menyampaikan, pasaran beras itu di Malaysia, karena Negeri Jiran tersebut masih ekspor beras dari negara Vietnam dan Thailand.
 "Pertanian punya investasi besar jika dimanfaankan dengan baik. Kabupaten Sanggau jaraknya hanya sejengkal saja dengan Malaysia. Oleh sebab itu Sanggau menargetkan akan mengekspor beras ke Malaysia dan akan dilaunching langsung oleh Presiden Jokowi dari wilayah perbatasan", terang orang nomor satu di Sanggau lewat paparannya di sesi seminar pada acara Ulang Tahun Emas SPP-SPMA (Sekolah Pertanian Pembangunan - Sekolah Pertanian Menengah Atas) Kalbar di Singkawang, Sabtu (25/2).
Namun Paolus Hadi menerangkan, yang sudah ditanami sawit seluas 200 ribu hektar yang 150 ribunya bukan milik masyarakat tapi milik investor, karet 100 ribu hektar, belum lagi dikurangi bangunan-bangunan, persawahan, gunung, sungai dan lainnya sehingga lahan untuk persawahan semakin sempit sementara kuota beras yang diproduksi harus banyak untuk kebutuhan ekspor.
 “Status kawasan hutan sangat menentukan produksi. Kepemilikan tanah masyarakat sudah tidak luas lagi, jika dibagi rata-rata dengan jumlah penduduk Sanggau, artinya orang-orang Sanggau tidak punya lahan tanah lagi seluas 2 hektar. Oleh sebab itu ketika saya menjadi Bupati Sanggau, saya tidak lagi mengijinkan investor masuk untuk lahan sawit, menurut saya sawit sudah cukup banyak di Kabupaten Sanggau”, jelasnya.
Sebagai alumni SPP-SPMA, Paolus Hadi menuturkan pentingnya penyuluhan untuk para petani. Menurutnya para petani harus mendapatkan hal-hal baru dibidang pertanian. Ia juga menambahkan pentingnya  "Idealnya dalam satu Desa memiliki minimal satu penyuluh,melalui Sekolah seperti ini. Sudah 61 siswa-siswi Sanggau yang kami (Pemerintah Kabupaten Sanggau) beasiswakan untuk mencari ilmu di SPP-SPMA Kalbar ini", ujar alumnus SPP-SPMA angkatan 1988 tersebut.
Pria yang akrab disapa bang Hadi ketika masih sebagai siswa SPP-SPMA itu pun berpesan kepada para alumni ingin berkiprah banyak dibidang pertanian, para alumni harus berada di birokrasi yang strategis, karena kebijakan sangat menentukan. Ia melanjutkan pentingnya para alumni berkiprah dipolitik yang berperan penting untuk suatu kebijakan.
Paolus Hadi juga mengucapkan selamat ulang tahun untuk SPP-SPMA yang berdiri sejak tahun 1967 itu. Ia menambahkan, Ulang Tahun Emas ini semestinya tidak sekedar temu kangen dengan para alumni dan guru-guru, tapi mengajak para alumni untuk mengembangkan SPP-SPMA dan bagaimana sekolah ini kedepan serta membawa pengaruh positif untuk masyarakat.
Dalam rangkaian acara ulang tahun tersebut, pria yang kerap disapa bang Hadi ketika masih sebagai siswa SPP-SPMA ikut menanam seremonial penanaman 1500 bibit pohon bersama para alumni. Ada pun bibit pohon yang yang ditanam tersebut tergabung dalam jenis bintangor, Mahoni, ulin, dan cempaka di komplek kampus SPP-SPMA seluas 2,3 hektar.