Abstrak
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify"><span class="fontstyle01"><span style="font-size:12.0pt;line-height:107%">Amanah sekaligus cita mulia untuk
memajukan dan mensejahterakan masyarakat Indonesia menjadi manusia yang
beriman, bertakwa dan berakhlak mulia terdapat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dalam alenia ke-4 terdapat cita dan
tujuan negara yaitu “… melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi, dan keadilan sosial … ”. Tujuan negara sebagaimana terdapat
dalam alenia ke-4 tersebut menjadi arah atau tujuan dari seluruh pembentukan
peraturan perundang-undangan di Indonesia.<o:p></o:p></span></span></p><p class="MsoNormal" style="text-align:justify"><span class="fontstyle01"><span style="font-size:12.0pt;line-height:107%">Upaya untuk merealisasikan tujuan
negara yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum
dan mencerdaskan kehidupan bangsa tidak bisa dilepaskan dari upaya untuk memajukan
dunia pendidikan sebagai sarana untuk mencetak insan</span></span><span style="font-family:"BookmanOldStyle",serif;color:black"><br>
</span><span class="fontstyle01"><span style="font-size:12.0pt;line-height:107%">akademis
yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia serta mempunyai kecerdasan intelektual
dan kepekaan moral. Penyelenggaraan sistem pendidikan nasional tidak bisa
dilepaskan dari Satuan Pendidikan, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
sebagai unsur utama dalam penyelenggaraan sistem pendidikan nasional.<o:p></o:p></span></span></p><p class="MsoNormal" style="text-align:justify"><span class="fontstyle01"><span style="font-size:12.0pt;line-height:107%">Entitas Guru sebagai pendidik dalam
menjalankan tugas utamanya yaitu mengajar dan mendidik anak-anak bangsa seharusnya
mendapatkan perlindungan, namun pada tataran empirisnya perlindungan terhadap
Guru tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Seringkali Guru menjadi objek kekerasan
atau ancaman kekerasan, intimidasi, perlakuan diskriminatif atau mendapat
perlakuan lainnya yang merugikan peran dan fungsi Guru sebagai pendidik. Pada
sisi lain, Guru belum mendapatkan sepenuhnya hak-hak konstitusional yang
seharusnya didapat setelah menjalankan kewajibannya dalam mengajar dan mendidik
anak-anak bangsa.<o:p></o:p></span></span></p><p class="MsoNormal" style="text-align:justify"><span class="fontstyle01"><span style="font-size:12.0pt;line-height:107%">Beberapa peraturan perundang-undangan
yang selama ini menjadi payung hukum dalam Perlindungan Guru yaitu Pasal 40
ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
Pasal 39 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen,
Pasal 40 dan Pasal 42 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru dan
Pasal 2 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2017 tentang
Perlindungan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Keberadaan peraturan
perundang-undangan tersebut ternyata dalam praktik tidak dapat dijalankan
secara maksimal pada tingkat Daerah karena normanya masih bersifat abstrak
sehingga menimbulkan multi tafsir dan memerlukan peraturan lebih lanjut dalam pelaksanaannya
yaitu berupa pembentukan produk hukum daerah.<o:p></o:p></span></span></p><p class="MsoNormal" style="text-align:justify"><span class="fontstyle01"><span style="font-size:12.0pt;line-height:107%">Kehadiran Peraturan Daerah Kabupaten
Sanggau tentang Perlindungan Guru menjadi suatu hal yang sangat urgen guna melaksanakan
lebih lanjut peraturan perundang-undangan yang mengatur Perlindungan Guru.
Adapun tujuan dibentuknya Peraturan Daerah ini</span></span><span style="font-family:"BookmanOldStyle",serif;color:black"><br>
</span><span class="fontstyle01"><span style="font-size:12.0pt;line-height:107%">adalah
untuk:<o:p></o:p></span></span></p><p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;
margin-bottom:0cm;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto;
text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:normal;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12.0pt;font-family:"BookmanOldStyle",serif;mso-fareast-font-family:
BookmanOldStyle;mso-bidi-font-family:BookmanOldStyle;color:black">a.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: "Times New Roman";"> </span></span><span style="font-size:12.0pt;font-family:"BookmanOldStyle",serif;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
color:black">melindungi Guru dari perlakuan kekerasan atau ancaman kekerasan, intimidasi,
perlakuan diskriminatif atau perlakuan lainnya yang merugikan peran dan fungsi
Guru sebagai pendidik;</span><span style="font-size:12.0pt;font-family:"Times New Roman",serif;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman""><o:p></o:p></span></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;
margin-bottom:0cm;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto;
text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:normal;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12.0pt;font-family:"BookmanOldStyle",serif;mso-fareast-font-family:
BookmanOldStyle;mso-bidi-font-family:BookmanOldStyle;color:black">b.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: "Times New Roman";">
</span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12.0pt;font-family:"BookmanOldStyle",serif;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
color:black">mengembangkan peran dan fungsi Guru dalam melaksanakan system pendidikan
nasional;</span><span style="font-size:12.0pt;font-family:"Times New Roman",serif;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman""><o:p></o:p></span></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;
margin-bottom:0cm;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto;
text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:normal;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12.0pt;font-family:"BookmanOldStyle",serif;mso-fareast-font-family:
BookmanOldStyle;mso-bidi-font-family:BookmanOldStyle;color:black">c.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: "Times New Roman";"> </span></span><span style="font-size:12.0pt;font-family:"BookmanOldStyle",serif;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
color:black">membangun kesadaran bersama untuk melakukan perlindungan terhadap
Guru dalam pemenuhan hak-haknya sebagai pendidik dan menjalankan kewajibannya
dalam rangka mewujudkan tujuan Pendidikan nasional; dan</span></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;
margin-bottom:0cm;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto;
text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:normal;mso-list:l0 level1 lfo1"><span style="text-indent: -21.3pt; letter-spacing: 0px; font-size: 0.875rem; font-family: BookmanOldStyle, serif; color: black;">d.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: "Times New Roman";"> </span></span><span style="text-indent: -21.3pt; letter-spacing: 0px; font-size: 12pt; font-family: BookmanOldStyle, serif; color: black;">mewujudkan masyarakat yang aman, tertib dan cerdas sehingga mempercepat
tercapainya tujuan bernegara.</span></p><p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;
margin-bottom:0cm;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto;
text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:normal;mso-list:l0 level1 lfo1"><o:p></o:p></p>